Menjaga Malam Dengan Kesendirian Hingga Fajar Tiba

Menjaga Malam Dengan Kesendirian Hingga Fajar Tiba
01-Jan-2026 | sorotnuswantoro Features

Malam itu rekan kerja mengajaku untuk mengisi malam tahun baru dengan kumpul bersama di bendungan selinga, kondisi tubuh ini tak stabil dan tidak berdaya hingga memutuskan untuk stay di rumah menstabilkan kondisi tubuh yang sedang terasa rapuh.

Malam semakin larut namun badan ini terasa tak dapat bekerja sama dengan baik, perut terasa mual dada terasa sesak hingga menyebabkan evek batuk dan muntah muntah. Hingga waktu menunjukkan jam 00.00 WIB suara petasan ramai terdengar sebagai pertanda pergantian tahun 2026.

Hingga waktu menunjukkan pukul 02.30 WIB dini hari namun kondisi tubuh tak stabil yang menyebabkan hilang rasa ngantuk hingga adzan subuh di kumandangkan. Fajar mulai terbit dan tak memiliki rasa kantuk karna perut masih merasa mual dan evek batuk terus menerus hingga muntah muntah.

Ada apa dengan tubuh ini, tak biasa seperti ini? apakah ini kode alam atau memang ragaku telah rapuh karna usia. Masih teringat dulu aku telah membuat kesepakatan dengan Tuhan,

“ya Tuhan jika aku tidak dapat memberikan manfaat untuk orang banyak cabut saja nyawaku sekarang, namun jika hamba dapat memberikan manfaat untuk orang banyak hamba mohon sehatkan diri hamba dan limpahkan Rizki yang melimpah”.

Aku yakin kesepakatannya tidak terbatasi, namun sakit yang ku alami berapa hari ini apakah sebagai teguran, ujian atau laknat ya Tuhan ? Plis berikan petunjuk kepadaku !!

Aku adalah hambamu yang bekerja illah, billah dan fillah semuanya dengan MU, karna MU dan untuk MU. Hingga aku yakin semua atas ridhomu.

Tags