Penyuluhan Tmmd Di Kertanegara Sentuh Isu Sosial Hingga Literasi Anak

Penyuluhan Tmmd Di Kertanegara Sentuh Isu Sosial Hingga Literasi Anak
24-Apr-2026 | sorotnuswantoro Purbalingga

PURBALINGGA - Program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga terus digencarkan melalui penyuluhan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Kertanegara, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Kamis (23/4/2026), dengan mengangkat beragam isu sosial hingga pentingnya literasi bagi anak.

Babinsa Koramil 12/Karanganyar, Sertu Sugianto, dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan nonfisik TMMD tidak kalah penting dibandingkan pembangunan fisik. Ia berharap penyuluhan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Desa Kertanegara mendapatkan wawasan yang bermanfaat, terutama dalam menjaga ketertiban lingkungan dan membangun generasi yang lebih baik,” ujarnya.

Materi penyuluhan menghadirkan perwakilan dari Polres Purbalingga, Aiptu Slamet Wardoyo yang menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Kertanegara. Ia memaparkan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk penyakit sosial yang kerap muncul di tengah kehidupan warga.

Dalam paparannya, Aiptu Slamet menyoroti sejumlah bentuk kenakalan remaja yang perlu diwaspadai, seperti bolos sekolah tanpa izin, pencurian, hingga perundungan. Selain itu, Ia juga mengingatkan tentang kenakalan remaja yang bersifat khusus seperti balapan liar, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran lalu lintas.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah kenakalan remaja. Pengawasan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama,” katanya.

Tak hanya itu, penyuluhan juga menghadirkan materi dari Dinas Arsip dan Perpustakaan yang disampaikan oleh Ahmad Sirojudin. Ia menekankan pentingnya membangun budaya literasi sejak usia dini, sekaligus mengingatkan dampak penggunaan Gadget (gawai) terhadap anak, khususnya balita.

Menurut Ahmad, penggunaan Gadget (gawai) secara berlebihan dapat memengaruhi perkembangan anak, sementara kebiasaan membaca justru memberikan dampak positif.

“Anak-anak yang terbiasa membaca cenderung lebih tenang dan memiliki daya imajinasi serta konsentrasi yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Selain menambah pengetahuan, warga juga diharapkan mampu menerapkan materi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Program nonfisik TMMD Reguler ke-128 ini menjadi bagian dari upaya terpadu antara TNI AD bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara infrastruktur, akan tetapi kuat secara mental maupun sosial. (Mk)

Tags