Siswa Sd Negeri 1 Sojokerto Belajar Sejarah Dan Potensi Alam Wonosobo
Sebanyak 55 siswa SD Negeri 1 Sojokerto, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo mengikuti kegiatan edukatif di Museum Daerah Wonosobo dan kawasan wisata Kalianget pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari program outing class tersebut diikuti bersama sembilan guru dan staf sekolah.
Melalui kunjungan ini, siswa diajak mengenal sejarah daerah sekaligus mempelajari potensi alam yang dimiliki Kabupaten Wonosobo. Pembelajaran dilakukan secara langsung melalui pengamatan koleksi museum dan pengenalan sumber air panas alami di Kalianget.
Menelusuri Jejak Sejarah Kabupaten Wonosobo
Kunjungan diawali di Museum Daerah Wonosobo. Para siswa mengamati berbagai koleksi artefak, naskah kuno, dan foto-foto bersejarah yang menggambarkan perkembangan Kabupaten Wonosobo dari masa ke masa.
Tim Ahli Cagar Budaya Wonosobo, Andhika Dwi Nugroho, yang memandu rombongan menjelaskan bahwa museum memiliki peran penting sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut Andhika, koleksi yang tersimpan di museum tidak hanya menjadi bukti perjalanan sejarah daerah, tetapi juga sumber pembelajaran yang membantu siswa memahami identitas dan budaya lokal.
"Kami berharap anak-anak dapat mengenal sejarah daerahnya sejak dini sehingga tumbuh rasa memiliki dan kepedulian terhadap warisan budaya yang ada," ujar Andhika saat memberikan penjelasan kepada para siswa.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengamati berbagai koleksi yang dipamerkan. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai fungsi artefak, asal-usul benda bersejarah, dan cerita di balik dokumentasi sejarah yang tersimpan di museum.
Mengenal Potensi Air Panas Alami di Kalianget
Usai mengunjungi museum, rombongan melanjutkan kegiatan ke kawasan wisata Kalianget. Di lokasi tersebut, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sumber air panas alami yang menjadi salah satu potensi wisata unggulan Kabupaten Wonosobo.
Guru pendamping menjelaskan bahwa air panas Kalianget mengandung belerang yang dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada proses terbentuknya sumber air panas yang berkaitan dengan kondisi geologis wilayah pegunungan Wonosobo.
Melalui pembelajaran tersebut, peserta didik memperoleh pemahaman bahwa potensi alam tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan kesehatan.
Belajar Sambil Bermain di Wahana Renang
Setelah mengikuti sesi edukasi, siswa menikmati berbagai fasilitas rekreasi yang tersedia di kawasan Kalianget. Kegiatan bermain di wahana renang menjadi bagian dari pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Suasana penuh kegembiraan terlihat saat para siswa bermain bersama teman-temannya di bawah pengawasan guru dan pendamping. Aktivitas tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat setelah mengikuti rangkaian pembelajaran di berbagai lokasi.
Kepala SD Negeri 1 Sojokerto, Edi Widodo, S.Pd.SD, mengatakan bahwa kegiatan outing class dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada siswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan sekitar.
"Museum dan kawasan wisata edukatif seperti Kalianget dapat menjadi ruang belajar alternatif yang membantu siswa memahami sejarah, budaya, serta potensi alam daerah secara lebih nyata dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan di dalam kelas." jelasnya.