Pengajian Bulanan Desa Gunung Masigit: Bahas Tata Cara Berkurban Jelang Idul Adha 2026

Pengajian Bulanan Desa Gunung Masigit: Bahas Tata Cara Berkurban Jelan
25-May-2026 | sorotnuswantoro Bandung

Gunung Masigit, 25 Mei 2026 – Hari ini, Senin tanggal 25 Mei 2026, Pemerintah Desa Gunung Masigit kembali menggelar kegiatan rutinan pengajian bulanan yang telah menjadi agenda tetap dan dinanti-nantikan oleh seluruh warga. Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan di Aula Desa Gunung Masigit dan berlangsung dengan penuh khidmat serta suasana kebersamaan yang hangat di antara para hadirin.

Acara pengajian bulanan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Gunung Masigit, Bapak Haji Tarsor Kota, yang turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memajukan nilai-nilai agama dan moral di tengah masyarakat desa.

Sebagai pembicara atau narasumber dalam kesempatan kali ini, hadir Ustadz Dede Nurjaman yang menyampaikan tausiyah dan ceramah agama dengan tema yang sangat relevan dengan momen yang akan datang. Mengingat dalam beberapa hari ke depan umat Islam seluruh dunia akan merayakan hari raya besar Idul Qurban atau Idul Adha, materi yang disampaikan pun berfokus pada penjelasan mendalam mengenai ibadah kurban.

Dalam ceramahnya, Ustadz Dede Nurjaman menjabarkan secara rinci dan jelas mengenai tata cara berkurban yang benar sesuai dengan syariat Islam, mulai dari syarat-syarat hewan kurban, waktu pelaksanaan, hingga ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi agar ibadah kurban yang dilakukan menjadi sah dan diterima di sisi Allah SWT. Beliau juga mengingatkan makna hakiki dari ibadah kurban itu sendiri, yaitu sebagai wujud ketaatan, pengorbanan, dan rasa syukur, serta ajaran untuk berbagi dengan sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga desa secara umum, para tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan dari aparat keamanan. Dari unsur keamanan, Babinsa dan Bimas turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, perwakilan dari Pemerintah Desa juga hadir lengkap, diwakili oleh Sekretaris Desa beserta seluruh perangkat desa lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di Desa Gunung Masigit mendapat dukungan penuh dan menjadi wadah pemersatu warga.

Tujuan utama diadakannya pengajian ini adalah sebagai bekal ilmu agama bagi seluruh warga masyarakat. Melalui pemaparan materi mengenai kurban ini, diharapkan seluruh warga yang berniat berkurban memiliki pemahaman yang benar dan dapat melaksanakan ibadah tersebut sesuai dengan tuntunan agama, layaknya mengikuti pelatihan atau pembekalan sebelum pelaksanaan nanti.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan rutinan pengajian bulanan Desa Gunung Masigit berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Para peserta tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan, dan suasana kekeluargaan terasa sangat kental sepanjang acara berlangsung. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilestarikan dan menjadi sarana mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan seluruh warga Desa Gunung Masigit.

Tags