Judi Online, Tawuran Hingga Tka Jadi Sorotan Dipertemuan Kapolres Kendal Dan Tokoh Agama

Judi Online, Tawuran Hingga Tka Jadi Sorotan Dipertemuan Kapolres Kend
10-May-2026 | sorotnuswantoro Kendal , Jawa Tengah

KENDAL – Persoalan judi online, tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba hingga keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) menjadi sorotan utama dalam audiensi antara Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kendal. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres, Jumat (8/5/2026), membahas berbagai persoalan krusial yang dinilai berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua FKUB Kabupaten Kendal KH Sajidin Noor, Kasat Binmas AKP Agus Supriyadi, Kasat Intelkam Iptu Septyan Rangga Okky Saputra, serta jajaran pengurus FKUB lainnya. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada upaya memperkuat kerukunan umat beragama dan stabilitas keamanan daerah.

Dalam dialog tersebut, FKUB menyampaikan sejumlah aspirasi dan keprihatinan terkait maraknya praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, hingga peredaran minuman keras yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Selain itu, para tokoh agama juga menyoroti tingginya angka pernikahan dini yang berdampak pada meningkatnya kasus perceraian di usia muda. Menurut FKUB, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius melalui langkah edukasi sosial dan keagamaan berbasis data serta fakta yang terukur.

Isu keberadaan pekerja migran dan Tenaga Kerja Asing (TKA) juga menjadi pembahasan penting dalam audiensi tersebut. FKUB menilai perlu adanya pengawasan dan langkah antisipasi agar tidak muncul potensi konflik sosial maupun gangguan kamtibmas akibat perbedaan budaya dan persoalan ketenagakerjaan.

Ketua FKUB Kabupaten Kendal, KH Sajidin Noor, menegaskan pentingnya sinergi antara tokoh agama, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial. “Persoalan sosial yang berkembang harus ditangani bersama agar tidak menimbulkan dampak lebih luas di masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral, meningkatkan deteksi dini, serta mengoptimalkan patroli dialogis dan edukasi masyarakat guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk provokasi isu SARA dan penyebaran hoaks di wilayah Kendal.(*)

Tags