Pks Kendal Luncurkan Program Uuk, Dorong Ibu Rumah Tangga Punya Usaha Produktif
KENDAL – Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kendal menggelar Bazar UMKM dan peluncuran program Unit Usaha Keluarga (UUK) yang diinisiasi Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BIPEKA) di Gedung PGRI Kendal, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kader perempuan PKS dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan agenda reses DPR RI itu turut dihadiri tokoh nasional, Muhammad Haris. Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi perempuan di tingkat akar rumput yang digerakkan PKS.
Ketua BIPEKA, Umi Kalsum, S.Pd., beserta jajaran pengurus menegaskan bahwa program UUK bukan sekadar wacana. Program tersebut merupakan langkah nyata BIPEKA PKS Kendal dalam menjawab keresahan ibu rumah tangga dan kader terkait tantangan ekonomi.
"Program ini lahir dari kerinduan BIPEKA untuk melihat dapur setiap kader dan masyarakat tetap 'ngebul'. Melalui UUK, kita mendorong setiap rumah tangga memiliki minimal satu usaha produktif," ujar Umi Kalsum.
BIPEKA menegaskan, kunci keberhasilan program ini terletak pada kolektivitas. UUK dirancang sebagai sebuah ekosistem yang memungkinkan sesama kader PKS dan masyarakat saling mendukung:
• Produksi: mengolah potensi lokal Kendal, baik pangan, kerajinan, maupun jasa.
• Pemasaran: membangun jejaring pasar internal dan eksternal.
• Pemberdayaan: pelatihan berkelanjutan bagi ibu-ibu agar memiliki daya saing.
Muhammad Haris dalam arahannya mengapresiasi langkah taktis BIPEKA PKS Kendal. Menurutnya, ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga, baik dari sisi nilai maupun ekonomi. Ia berharap UUK dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan diluncurkannya program ini, BIPEKA PKS Kendal berkomitmen untuk terus mengawal setiap unit usaha yang lahir agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
"Ini adalah langkah kecil dari BIPEKA untuk perubahan besar di Kendal. Kita ingin membuktikan bahwa keluarga-keluarga kita adalah pejuang ekonomi yang tangguh," pungkasnya.(*)