Warga Krangean Sambut Bahagia Pembangunan Jalan Penghubung Desa Dalam Tmmd Ke 128

Warga Krangean Sambut Bahagia Pembangunan Jalan Penghubung Desa Dalam
16-Apr-2026 | sorotnuswantoro Purbalingga

PURBALINGGA — Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga usai mengikuti sosialisasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga. Bagi mereka, program ini bukan sekedar kegiatan pembangunan, tetapi jawaban atas harapan lama, khususnya terkait akses jalan yang akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Krangean dan Ponjen.

Suasana sosialisasi pun berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga tampak aktif menyimak dan berdialog, terutama saat membahas rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan Desa Krangean dengan Desa Ponjen. Rencana tersebut langsung disambut dengan senyum dan rasa syukur oleh masyarakat.

Sutomo, salah satu warga Desa Krangean, mengaku sudah datang sejak pagi di balai desa demi mengikuti sosialisasi tersebut. Ia ingin memastikan langsung informasi terkait program yang akan dilaksanakan di desanya.

"Saya sudah sejak pagi disini, pengin tahu apa saja program yang nanti dilaksanakan," katanya, Selasa (14/4/2026).

Kebahagiaannya pun semakin bertambah saat mengetahui bahwa pembangunan jalan yang menghubungkan dua desa antara Krangean dan Ponjen, menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD kali ini. Menurutnya, akses tersebut sangat dibutuhkan dan akan sangat membantu, khsusunya dalam aktivitas pertanian yang selama ini menjadi mata pencahariannya.

Selama ini, Sutomo mengaku harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk menuju lahan pertanian di Desa Ponjen, tempat ia biasa menggarap kebun milik saudaranya. Ketiadaan akses jalan yang memadai membuat jarak tempuh yang seharusnya lebih cepat menjadi lebih lama dan melelahkan.

"Sebetulnya lewat sini lebih dekat, tapi belum ada jalannya jadi harus memutar. Alhamdulilah, kalau nanti dibangun pasti akan sangat membantu, jaraknya sudah tidak jauh lagi," katanya sembari tersenyum.

Ia menambahkan, saat ini untuk waktu tempuh menuju kebun bisa mencapai sekitar 30 menit. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut, perjalanan diperkirakan dapat dipangkas menjadi sekitar 15 menit saja. Hal ini tentu akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi para warga lainnya.

"Lebih cepat sampai, tenaga juga tidak terlalu tekuras. Jadinya kami lebih semangat buat kerja," tambahnya.

Adapun, selain pembangunan jalan penghubung antar dua desa, dalam program TMMD ke- 128 juga akan dilaksanakan pelebaran dan pengaspalan jalan, pembangunan dan pelebaran jembatan serta renovasi bagi 10 RTLH.

Dengan dimulainya tahapan sosialisasi ini, semangat antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat pun semakin terasa. Harapan akan kemudahan. akses, produktivitas warga, hingga kesejahteraan masyarakat yang lebih baik kini mulai tumbuh.

TMMD bukan hanya sekedar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi warga Desa Krangean menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Tags