Mbg Taddan Diduga Nyaris Racuni Siswa Tk, Menu Tiga Hari Dinilai Tak Layak Konsumsi
Sampang, Senin (2/3/2026) — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai dari dapur Taddan kembali menjadi sorotan. Kali ini, dugaan makanan tidak layak konsumsi ditemukan pada paket MBG yang dibagikan kepada siswa TK di MI Miktaful Ulum, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, secara tampilan luar makanan terlihat normal dan tidak mencurigakan. Namun, setelah kemasan dibuka, menu tersebut mengeluarkan bau tidak sedap dan diduga dalam kondisi rusak atau basi. Beruntung, makanan itu belum sempat dikonsumsi para siswa sebelum kondisinya diketahui oleh pihak sekolah.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran para wali murid, terlebih karena sasaran program MBG adalah anak usia dini. Warga menyebut, dalam tiga hari terakhir, kondisi menu yang dibagikan disebut-sebut memiliki kemiripan, baik dari kualitas maupun kesegarannya, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Program ini tujuannya baik untuk menambah asupan gizi anak-anak. Tapi kalau kualitasnya seperti ini, tentu sangat berbahaya,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat Kecamatan Camplong menilai dugaan kelalaian pihak dapur MBG Taddan sebagai persoalan serius. Mereka meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengawasan terhadap proses produksi hingga distribusi makanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG Taddan maupun dinas terkait di Kabupaten Sampang.
Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tidak justru berpotensi membahayakan kesehatan