Kemenhaj Lebak Tutup Manasik Haji Terintegrasi 1447 H 2026 M

Kemenhaj Lebak Tutup Manasik Haji Terintegrasi 1447 H 2026 M
13-Feb-2026 | sorotnuswantoro LEBAK,Banten

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Lebak, Halimatussadiah, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M Tingkat Kabupaten Lebak yang digelar di Hall Latansa Mashiro, Rangkasbitung, Selasa (11/02/2026).

Kegiatan manasik haji tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lebak H. Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya beserta jajaran, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten H. Samsudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak H. Iwan Falahud, perwakilan organisasi Islam, serta unsur BPS BIPIH.

Pada tahun ini, jumlah jemaah calon haji asal Kabupaten Lebak mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 745 orang, terdiri dari 328 jemaah perempuan dan 417 jemaah laki-laki. Jemaah tertua tercatat atas nama Siti Fatimah dan Asbiah Kasim yang masing-masing berusia 91 tahun, sementara jemaah termuda adalah Nazwa Jia Malika berusia 16 tahun.

Para jemaah terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 18 yang dijadwalkan berangkat pada 16 Mei 2026 dan Kloter 22 pada 18 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Halimatussadiah menyampaikan bahwa bimbingan manasik haji merupakan bagian penting dalam membekali jemaah dengan pemahaman menyeluruh, mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah di tanah suci, hingga proses kepulangan ke tanah air.

“Melalui manasik ini, kami ingin memastikan jemaah memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi pemahaman ibadah, kesehatan, maupun keselamatan, sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk,” ujar Halimatussadiah.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan manasik haji diisi oleh berbagai narasumber kompeten, di antaranya dari Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Materi yang diberikan mencakup tata cara ibadah haji, aspek kesehatan, hingga kesiapan mental dan spiritual jemaah.

Halimatussadiah berharap seluruh jemaah calon haji Kabupaten Lebak dapat menjadi jemaah yang istithoah, mandiri, serta berangkat dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat, serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

(Red)

Tags