Smk Yplp Perwira Purbalingga Resmikan Teaching Factory Bengkel Motor

Smk Yplp Perwira Purbalingga Resmikan Teaching Factory Bengkel Motor
21-Dec-2025 | sorotnuswantoro Purbalingga

SMK YPLP Perwira Purbalingga yang beralamat di Jalan Isdiman No. 56 A, Purbalingga, kini semakin menunjukkan kiprahnya sebagai sekolah vokasi berbasis kebutuhan industri. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya layanan servis sepeda motor untuk masyarakat umum, bertepatan dengan peresmian Gedung Teaching Factory (TEFA) Bengkel Perwira Motor, Selasa (16/12).

Melalui Bengkel Perwira Motor, SMK YPLP Perwira menyediakan berbagai layanan perawatan dan perbaikan sepeda motor, di antaranya servis throttle body khusus kendaraan injeksi, servis CVT motor matic meliputi pembersihan dan pelumasan, servis sistem pengereman, pengecekan serta penyetelan karburator, hingga pemeriksaan dan perbaikan kelistrikan dan busi. Layanan ini dikelola secara profesional dengan melibatkan guru dan peserta didik sesuai standar bengkel di dunia usaha.

Plt Kepala SMK YPLP Perwira Purbalingga, Ruruh Hermawan, SH, menjelaskan bahwa keberadaan Teaching Factory tersebut merupakan hasil dukungan pendanaan dari pemerintah pusat yang dikombinasikan dengan dana pendamping dari pihak sekolah. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan peralatan bengkel serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik tenaga pendidik maupun peserta didik.

"Teaching Factory ini kami rancang agar benar-benar menyerupai lingkungan kerja di dunia usaha dan industri. Siswa tidak hanya diasah keterampilannya, tetapi juga dibentuk karakter kerja seperti disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja profesional," ungkap Ruruh.

Ia berharap, implementasi Teaching Factory Bengkel Perwira Motor dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, sehingga lulusan SMK YPLP Perwira mampu bersaing dan siap terjun ke dunia kerja.

Sementara itu, Ketua YPLP Perwira PGRI Purbalingga, Diram, SPd, menyampaikan bahwa Bengkel Perwira Motor diharapkan menjadi ikon baru sekaligus kebanggaan YPLP. Menurutnya, keberadaan bengkel tersebut sangat strategis mengingat tingginya tingkat kepemilikan sepeda motor di masyarakat.

"Dalam satu rumah tangga, bahkan bisa memiliki lebih dari satu sepeda motor. Kami berharap bengkel ini memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Diram juga menekankan pentingnya penguatan kemitraan antara SMK YPLP Perwira dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan dukungan tersebut, siswa diharapkan semakin termotivasi karena sejak awal telah dipersiapkan untuk bekerja, baik sebagai tenaga industri, pelaku usaha, maupun wirausaha mandiri.

"Ini peluang besar untuk masa depan siswa. Ke depan, kami berharap bengkel ini terus berkembang, bahkan tidak menutup kemungkinan merambah ke bengkel mobil karena sumber daya manusianya sudah tersedia," tambahnya.

Dukungan juga disampaikan Ketua Komite SMK YPLP Perwira, H. Soemoyo, SPd. Ia menegaskan bahwa keberhasilan bengkel Teaching Factory ini membutuhkan peran aktif seluruh warga sekolah, terutama dalam mempromosikan layanan bengkel kepada masyarakat luas.

"Saya berharap ada inovasi dan kreativitas yang terus dikembangkan agar Bengkel Perwira Motor semakin dikenal dan diminati," tegasnya.

Apresiasi turut disampaikan Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Suci Priyono, SE, MM. Ia berharap keberadaan bengkel Teaching Factory tersebut benar-benar mampu meningkatkan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.

"Silakan terus dikembangkan. Bantuan stimulan ini diharapkan menjadi awal yang berkesinambungan untuk peningkatan kualitas SMK," pungkasnya.

Tags