26-Oct-2018 | Keris ini di buat pada masa kerajaan mataram semasa paku buwono abad ke-7 KERIS LURUS PAMOR MELATI RENTANG Rp.20.000.000 KERIS UMYANG JIMBE PAMOR BLARAK SINERE Rp. 25.000.000 KERIS LURUS TIL
26-Oct-2018 | MANGKUK SELADON Rp.50.000.000 Dari dinasti sung di buat pada abad ke 4 sampai abad ke 9 orang-orang sering di sebut juga mangkuk kaisar imperial. PIRING DINASTI MING Rp.5.000.000 Piring ming
26-Oct-2018 | Ikan gabus dan naga adalah hewan mitologi cina yang di percaya melindungi mereka,kali ini tim sorot nuswantoro menyorot satu benda milik tim yaitu gelang gabus naga air di perkiraan gelang ini pening
26-Oct-2018 | kami akan membuat musium nusantara online bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan ilmu sekaligus kami juga memberikan fasilitas jual beli terhadap kolektor barang antik. tim kami mencari peninggalan-p
23-Sep-2018 | Kami mengundang seluruh masyarakat ,pemangku adat,tokoh organisasi dan keturunan raja/sultan se nusantara di kegiatan kami yang bertempat di alamat Desa suka reme sukabumi jawabarat (Gunung Salak)
18-Sep-2018 | Di produksi oleh Banyumas TV rekang Sorot Nuswantoro.
16-Sep-2018 | Di selenggarakan penuh dengan kemeriahan dan warga sangat antusias dalam kegiatan tersebut.kreatifitas warga menjadi kompstisi dalam kegiatan tersebut.
11-Sep-2018 | Memperingati satu muharom BAZNAS PURBALINGGA melakukan kegiatan santunan anak yatim dan pengukuhan UPZ di pantiasuhan mandanasiwi dan sekaligus mengadakan pengajian akbar di hadiri oleh masyarakat dan
10-Sep-2018 | Di kisahkan cikal bakal desa tanalum rwmbang dari nyi rubiah sari.
22-Mar-2023 | Organisasi-organisasi Islam lainnya yang ikut adil dan tidak kalah pentingnya dengan Serikat Dagang Islam( SDI ) ,Serikat Islam( SI) ,Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama(NU) dalam perjuangan menegakkan kemerdekaan Indonesia diantaranya adalah : 1. A
12-Jul-2024 | kisah asmara raden walang sangit yang menyelamatkan putri duyung yang hanyut di sungai klawing, berawal dari dorongan raden walangsangit yang tiba tiba muncul hasrat untuk mencari ikan di sungai klawing bersama panglimanya, bersandar di sebekah warun