Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp 4,2 Milyar Untuk Tmmd Ke 130

Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp 4,2 Milyar Untuk Tmmd Ke 130
15-Oct-2026 | sorotnuswantoro Tulungagung

Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp 4,2 Miliar untuk TMMD ke-130, Sasar Rehab Rumah hingga Irigasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar untuk mendukung program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0807/Tulungagung.

Program tersebut resmi dibuka di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (13/10/2026).

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan alokasi anggaran tersebut selepas mengikuti upacara pembukaan TMMD. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa kendala.

Minta dukungannya, semoga pelaksanaan TMMD ini bisa mendapatkan penghargaan dari Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat),” ujarnya.

Pembukaan TMMD ke-130 ditandai dengan pelepasan balon udara di Lapangan Desa Pojok. Setelah upacara, Ahmad Baharudin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau sejumlah kegiatan pembangunan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah pembangunan toilet umum empat bilik di samping GOR Lapangan Desa Pojok. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sasaran kegiatan fisik TMMD kali ini.

Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan nonfisik juga digelar di lokasi yang sama. Kegiatannya meliputi sunatan massal, pemeriksaan kesehatan, pemasangan kontrasepsi, hingga donor darah.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Inf Hanny Galih Satrio, menjelaskan Desa Pojok dipilih sebagai lokasi TMMD setelah melalui proses seleksi dari sejumlah usulan yang masuk.

Sebelumnya banyak pengajuan (lokasi TMMD) yang masuk. Kemudian kami seleksi,” jelasnya.

Untuk kegiatan fisik, TMMD ke-130 mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 3,36 miliar. Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi delapan rumah tidak layak huni, satu musala, membangun toilet umum empat bilik, jabanisasi delapan unit, serta bantuan irigasi perpompaan (Irpom) di lima titik.

Khusus untuk Irpom memang tidak di Desa Pojok, tapi di wilayah Kecamatan Boyolangu,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan nonfisik dianggarkan sebesar Rp 541 juta. Ada pula anggaran publikasi sebesar Rp 220 juta untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Tags