Kendal Tuan Rumah Dua Cabor Popda Jateng 2026, Plt Sekdin Disporapar Pastikan Venue Siap Digunakan

Kendal Tuan Rumah Dua Cabor Popda Jateng 2026, Plt Sekdin Disporapar P
01-Sep-2026 | sorotnuswantoro Kendal , Jawa Tengah

KENDAL — Kabupaten Kendal mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pelaksanaan dua cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026, yakni balap sepeda dan taekwondo. Plt Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Zen Yukri Iswandaru, memastikan venue pertandingan telah siap digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan.

Zen mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan venue untuk pertandingan balap sepeda dan taekwondo yang menjadi bagian dari POPDA Jateng 2026.

"Untuk cabor balap sepeda dilaksanakan di Kebun Cengkeh, Selokaton Banaran Sukorejo, dan cabor taekwondo digelar di Kendal Sport Center, Kompleks Stadion Utama Kendal," ujarnya.

Zen menjelaskan, sebagai pelaksana POPDA Jawa Tengah 2026, pihaknya secara khusus hanya mempersiapkan venue pertandingan. Sementara fasilitas penginapan selama berada di Kendal menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen kabupaten maupun kota se-Jawa Tengah.

"Untuk fasilitas seperti penginapan selama di Kendal menjadi tanggungjawab masing-masing kontingen kabupaten maupun kota se-Jateng. Kalau untuk perijinan, keamanan dan kesehatan, serta kebutuhan pelaksanaan kegiatan semua yang mengatur dari Dispora Provinsi Jawa Tengah, Pengprov Sepeda dan Taekwondo Jateng yang bekerjasama dengan Pengkab Sepeda maupun Taekwondo di Kabupaten Kendal," jelasnya.

Dalam ajang POPDA Jateng 2026, Kabupaten Kendal mengirimkan 248 atlet pelajar, 56 pelatih, dan sembilan pendamping. Kontingen Kendal mengikuti 21 cabang olahraga, tanpa senam dan sepak bola.

Sementara itu, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam upacara yang dilaksanakan di GOR Bola Voli Indoor Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026).

Upacara pembukaan diikuti sekitar 700 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya menekankan kepada peserta POPDA Jateng untuk menjunjung tinggi sportivitas.

"Saya meminta kepada seluruh atlet pelajar dari seluruh kabupaten atau kota, untuk bertanding secara maksimal namun tetap mengedepankan nilai kejujuran dan sportivitas di setiap cabang olahraga," tandasnya.

Ahmad Luthfi juga mengingatkan, POPDA Jateng 2026 merupakan panggung penting untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat demi keberlanjutan prestasi olahraga Jawa Tengah di kancah nasional maupun internasional.

Hal itu sejalan dengan komitmennya pada ajang olahraga daerah lainnya, yang menekankan bahwa ruang olahraga di Jawa Tengah harus inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak muda untuk berkembang.

"Sebagai momentum kumpulnya kontingen dari berbagai daerah ini, POPDA diharapkan dapat merekatkan kebersamaan dan meruntuhkan ego sektoral demi kemajuan bersama Jawa Tengah," ungkap Luthfi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto sekaligus Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, POPDA Jateng 2026 dilaksanakan 2-6 September 2026 dan diikuti peserta tingkat SD, SMP, dan SMA.

Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota tersebut, terbagi dalam 1.647 atlet SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Kemudian terdapat 1.210 pelatih dan 334 ofisial. Mereka akan bertanding dalam 23 cabang olahraga dengan 522 nomor pertandingan.

"Meliputi angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli pantai, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu, senam, dan sepak bola," bebernya.( )

Tags