Perhutani Dukung Penyediaan Air Bersih Melalui Pembangunan Water Treatment Plant Bendungan Jragung
SEMARANG, SOROTNUSWANTORO.COM PERHUTANI (17/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat melalui partisipasinya pada kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pekerjaan Bangunan Pengelolaan Air Bersih (Water Treatment Plant/WTP) di lokasi area relokasi Dusun Kedungglatik, Bendungan Jragung, Kabupaten Semarang, Jumat (17/07). Pada kegiatan tersebut, Perhutani diwakili oleh Asper/KBKPH Jembolo Selatan, Dedik.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana tersebut bertujuan memberikan informasi kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai rencana pelaksanaan pembangunan Water Treatment Plant, ruang lingkup pekerjaan, serta mekanisme pelaksanaan di lapangan. Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi sehingga pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih dapat berjalan secara efektif, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.
Asper/KBKPH Jembolo Selatan, Dedik, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, selama pelaksanaannya tetap mengedepankan koordinasi, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta memperhatikan aspek kelestarian kawasan hutan.
"Perhutani mendukung pembangunan fasilitas pengelolaan air bersih yang menjadi bagian dari pengembangan Bendungan Jragung karena akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi dan komunikasi yang baik antarinstansi, kami berharap pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kelestarian kawasan hutan dan ketentuan yang berlaku," ujar Dedik.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan Bendungan Jragung BBWS Pemali Juana, Mochamad Arifin, S.T., M.T., mengatakan bahwa pembangunan Water Treatment Plant merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan pekerjaan.
"Sosialisasi ini menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan dimulai agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap ruang lingkup pekerjaan dan perannya masing-masing. Kami berharap pelaksanaan pembangunan Water Treatment Plant dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai jadwal sehingga manfaat penyediaan air bersih dapat segera dirasakan oleh masyarakat," jelas Mochamad Arifin.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BBWS Pemali Juana dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga tetap memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang lestari.
( Windi )