Gabungkan Misi Dakwah Dan Aksi Sosial, Khitan Gratis, Lazismu Kendal Sentuh Keluarga Kurang Mampu
foto: Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH Ikhsan Intizam dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan uang saku pada peserta Khitan Gratis Ceria program PD Muhammadiyah Kendal
KENDAL — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kendal kembali menggelar program Khitan Ceria yang diikuti 202 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal, Ahad (21/6/2026). Program tersebut menjadi wujud nyata perpaduan antara misi dakwah dan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Kegiatan dilaksanakan secara serentak di lima fasilitas kesehatan, yakni RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah Kaliwungu, Klinik Pratama Muhammadiyah Weleri, RS PKU Muhammadiyah Boja, RSA PKU Aisyiyah Truko Kangkung, dan RSI 2 Patean. Ratusan peserta mendapatkan layanan khitan gratis dengan dukungan tenaga medis profesional dan relawan dari berbagai unsur Muhammadiyah.
Khitan Ceria tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan sunnah bagi anak-anak Muslim, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya kesehatan, kebersihan, dan pembentukan karakter keagamaan sejak dini. Melalui program ini, Lazismu Kendal berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain memberikan layanan kesehatan, program tersebut juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap keluarga yang membutuhkan. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.
Di antara ratusan peserta, M. Rasyid El Rafif (10) menjadi salah satu anak yang menarik perhatian. Sebelum menjalani proses khitan, ia mengaku sempat merasa takut dan ragu. Namun, dorongan untuk menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim membuatnya berani mengikuti kegiatan tersebut.
Meski dibayangi berbagai cerita mengenai rasa sakit saat khitan, Rafif akhirnya mantap mengikuti proses yang telah disiapkan panitia. Dengan wajah tegang namun tetap berusaha tersenyum, ia menjalani seluruh tahapan khitan hingga selesai.
Setelah proses khitan berjalan lancar, rasa takut yang semula menghantuinya berubah menjadi kelegaan. Dengan polos, Rafif mengungkapkan pengalamannya usai menjalani tindakan. “Ternyata cuma ditakut-takutin, nggak separah yang dibayangkan!” ujarnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini sangat membantu dan memberikan manfaat nyata bagi warga. “Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini sangat membantu dan meringankan beban para orang tua,” ujar Bupati.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH Ikhsan Intizam, menegaskan bahwa Khitan Ceria merupakan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menyebut program tersebut telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima dan memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas.
“Insyaallah program ini akan terus berlanjut dan bahkan kami dorong menjadi program tingkat nasional melalui Lazismu Nasional,” tegasnya.
Sementara itu, PLh RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah Kaliwungu, Miftakhul Izzah, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan pelayanan medis profesional dengan fasilitas ruang perawatan privat serta dukungan 14 tenaga kesehatan untuk melayani 57 peserta di rumah sakit tersebut.
Selain khitan gratis, peserta juga memperoleh perlengkapan sekolah, uang saku Rp150 ribu, suvenir, perlengkapan ibadah, serta layanan kontrol hingga sembuh. Kolaborasi antara lembaga sosial, tenaga medis, dan pemerintah daerah tersebut menjadikan Khitan Ceria Lazismu Kendal sebagai wujud nyata sinergi dakwah dan aksi sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.( )