Anggota Mpr Ri Raja Faisal Ajak Warga Kendal Perkuat Persatuan Dan Gotong Royong
Anggota MPR RI Raja Faisal Manganju Sitorus
KENDAL – Anggota MPR RI, dr. Raja Faisal Manganju Sitorus, mengajak masyarakat Kabupaten Kendal untuk terus memperkuat persatuan, gotong royong, serta semangat kebangsaan di tengah berbagai tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang digelar di Balai Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (16/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Optimisme dan Solidaritas Kebangsaan Melalui Penguatan Empat Pilar di Tengah Tekanan Ekonomi Masyarakat” itu dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan Fatayat NU, unsur Nahdlatul Ulama (NU), serta seluruh anggota dan pengurus KNPI Kabupaten Kendal.
Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh semangat kebangsaan. Para peserta mengikuti pemaparan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat solidaritas sosial sebagai modal menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, dr. Raja Faisal menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi pedoman menghadapi berbagai tantangan.
“Di tengah berbagai tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, kita tidak boleh kehilangan optimisme. Bangsa Indonesia memiliki kekuatan besar berupa semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita perkuat melalui pengamalan Empat Pilar Kebangsaan,” ujar dr. Raja Faisal.
Menurutnya, tantangan ekonomi tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga memerlukan ketahanan sosial yang kuat di tengah masyarakat. Karena itu, penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi sangat penting agar masyarakat tetap solid dan tidak mudah terpecah oleh berbagai isu yang berpotensi mengganggu persatuan.
Ia menilai semangat kebersamaan dan saling membantu yang telah menjadi karakter bangsa Indonesia harus terus dipelihara sebagai modal menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Raja Faisal juga mengajak generasi muda yang tergabung dalam KNPI untuk mengambil peran lebih aktif sebagai pelopor persatuan serta penyebar semangat optimisme di lingkungan masing-masing.
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Saya berharap KNPI dapat terus menjadi wadah yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, para tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi yang hadir menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Mereka menilai penguatan pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan sangat relevan dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi saat ini, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan ini, dr. Raja Faisal berharap semangat kebangsaan, optimisme, dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan serta mampu mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat.(*)