Rapat Internal Koni Kabupaten Bandung Barat Bahas Persiapan Pelantikan Dan Program Kerja Ke Depan
Hari/Tanggal: Rabu, 10 Juni 2026
Tempat: Wilayah Kabupaten Bandung Barat
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat menggelar rapat internal yang membahas persiapan pelantikan pengurus baru sekaligus penyusunan langkah strategis pembinaan olahraga daerah. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Bandung Barat yang baru dikukuhkan, Bapak Tobias.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Tobias menyampaikan paparan rencana kerja yang akan dijalankan, dengan semangat untuk membawa kemajuan yang lebih baik dibandingkan periode kepengurusan sebelumnya. Beliau menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mempersiapkan atlet dan pelatih secara matang guna menghadapi kejuaraan olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat. Dijadwalkan, pelantikan resmi pengurus KONI Kabupaten Bandung Barat akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 mendatang, bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
"Alhamdulillah, ini merupakan rapat pertama kami setelah Surat Keputusan (SK) pengesahan kepengurusan diterima. Agenda utama hari ini adalah menjalin silaturahmi sekaligus membahas persiapan teknis pelantikan. Insya Allah pelantikan akan segera terlaksana, dan kami memohon doa restu agar semuanya berjalan lancar," ujar Bapak Tobias.

Beliau juga menyampaikan harapan agar seluruh jajaran pengurus dapat membangun kekompakan dan kebersamaan. "Kami bertekad memimpin dengan amanah hingga akhir masa jabatan, menjaga keutuhan organisasi, meraih prestasi yang membanggakan, serta mengelola keuangan secara transparan dan bertanggung jawab," tambahnya.
Terkait dukungan anggaran, Bapak Tobias menyampaikan bahwa meskipun sisa waktu periode terbilang singkat, pengurus harus tetap bekerja secara optimal. Saat ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun dana tersebut belum dapat dicairkan sehingga sementara ini masih menggunakan dana talangan.
Menurut penilaian beliau, dengan kondisi persiapan yang ada saat ini dan target masuk peringkat 6 besar tingkat provinsi, dukungan yang tersedia masih dinilai belum memadai. Oleh karena itu, pihaknya berharap mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah agar anggaran dapat ditambah, sehingga persiapan atlet tidak terhambat.
Di sisi lain, pengurus juga telah menyusun strategi pembinaan olahraga, meskipun sebagian detailnya masih dirahasiakan demi keunggulan kompetitif. "Kami telah memetakan cabang olahraga unggulan, cabang olahraga potensial, dan cabang yang diproyeksikan mampu meraih medali emas maupun perak. Hal ini kami lakukan agar pembinaan lebih terarah dan hasilnya dapat maksimal," pungkas Bapak Tobias.