Menjelang Pemilu 2029, Kpu Bandung Barat Gelar Roadshow Dan Verifikasi Ke Dpd Pks
Bandung Barat, 21 Mei 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat terus melaksanakan rangkaian persiapan secara intensif menyongsong pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2029. Pada hari ini, Kamis 21 Mei 2026, KPU menggelar kegiatan Roadshow, verifikasi, dan Pemutahiran data langsung ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Rifqi Achmad Sulaeman beserta seluruh jajaran komisioner. Turut hadir memberikan dukungan dari unsur pemerintah daerah, yaitu Sekretaris Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat, Agnea Virganty.

Selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan ini menjadi sarana penting untuk sosialisasi serta memastikan seluruh data dan administrasi kepartaian selalu mutakhir. Hal ini dinilai sangat krusial demi kelancaran tahapan Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah yang akan datang.
Iman Budiman Sebagi ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Barat menyambut baik kunjungan dan arahan dari KPU. Menurut perwakilan PKS, kegiatan seperti ini memang menjadi agenda rutin yang sangat membantu partai politik dalam mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini.
“Kami menerima kunjungan dari KPU dan agenda utamanya adalah sosialisasi pemutakhiran data. Ini kegiatan yang rutin dan sangat penting demi keberlangsungan pesta demokrasi ke depan. Saat ini kami juga baru memasuki periode kepengurusan yang baru, sehingga kami wajib segera memperbarui seluruh data kepengurusan dan melengkapinya ke dalam sistem administrasi yang ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PKS selalu mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk kewajiban kuota keterwakilan perempuan sebesar minimal 30 persen. “Ketentuan 30 persen keterwakilan perempuan sudah diatur dalam undang-undang, dan bagi kami syarat ini selalu terpenuhi dengan baik,” tegasnya.
Mengenai wacana kemungkinan adanya perubahan sistem pemilihan maupun penyesuaian daerah pemilihan (Dapil) menjelang Pemilu 2029, PKS menyatakan sikapnya sebagai mitra demokrasi. “Wacana itu memang ada, dan kami sebagai partai politik ikut mengkaji serta memberikan masukan. Peluang perubahan itu terbuka sepanjang didasarkan pada pertimbangan dan asas hukum yang tepat. Namun apa pun perubahan yang terjadi, insya Allah PKS sudah sangat siap menghadapinya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihak PKS menyampaikan targetnya untuk Pemilu mendatang. “Tujuan kami jelas, ingin menambah perolehan kursi dibandingkan sebelumnya. Struktur kepengurusan kami sudah lengkap hingga ke tingkat terbawah, sehingga apapun skema atau penyesuaian daerah pemilihan yang diterapkan nanti, kami yakin siap bersaing dan meraih kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan seluruh pihak, baik penyelenggara pemilu maupun partai politik, sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 nanti dapat berjalan lancar, tertib, jujur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kaperwil. Jawa Barat