Pemkab Trenggalek Dan Pt Smi Teken Akta Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Daerah

Pemkab Trenggalek Dan Pt Smi Teken Akta Pembiayaan Pembangunan Infrast
22-Apr-2026 | sorotnuswantoro Trenggalek

Trenggalek-,Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menandatangani akta pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah senilai Rp70 miliar pada Selasa sebagai langkah percepatan perbaikan jalan dan penataan kawasan pariwisata serta perkotaan di daerah itu.

Penandatanganan yang berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha itu menjadi penanda bahwa realisasi sejumlah proyek strategis daerah tinggal memasuki tahap pelaksanaan.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Prasnawa, mengatakan pihaknya mendukung inisiatif Pemkab Trenggalek dalam memanfaatkan skema pembiayaan untuk mempercepat pembangunan.

"Kami memberikan dukungan pembiayaan untuk dua sektor, yakni infrastruktur jalan dan pengembangan pariwisata," ujarnya.

Ia menambahkan kerja sama tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kedua pihak juga berkolaborasi pada masa pandemi COVID-19 untuk proyek jalan dan rumah sakit yang kini telah memberikan dampak terhadap pelayanan dan pendapatan daerah.

Dari total pembiayaan Rp70 miliar, sebesar Rp41 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan, sementara Rp29 miliar untuk penataan pariwisata dan kawasan perkotaan.

Skema pembiayaan dilakukan secara bertahap sesuai progres proyek dengan jangka waktu 42 bulan.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan skema pembiayaan tersebut telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan masuk dalam dokumen perencanaan daerah.

"Pembiayaan ini bukan beban, tetapi instrumen untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat," katanya.

Menurut dia, alokasi anggaran tidak sepenuhnya difokuskan pada pembangunan jalan, melainkan juga diarahkan ke sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru, seperti pariwisata dan penataan kota.

Ia menilai peningkatan kualitas kawasan perkotaan dapat memicu kenaikan aktivitas ekonomi, sementara pengembangan destinasi wisata baru diharapkan menciptakan sumber pendapatan daerah yang lebih beragam.

Beberapa kawasan yang akan menjadi prioritas antara lain wilayah pesisir seperti Pantai Prigi, kawasan Goa Lowo, hingga koridor Dilem Wilis yang terintegrasi dengan potensi agrowisata dan investasi swasta.

"Kalau hanya mengandalkan lokasi yang sudah ramai, kita tidak akan punya sumber pertumbuhan baru. Karena itu pengembangan dilakukan di beberapa titik," ujarnya.

Pemkab Trenggalek optimistis proyek tersebut memperkuat konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi, terutama setelah didukung pembangunan infrastruktur nasional seperti Jalur Lintas Selatan (JLS).

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah menargetkan percepatan pembangunan yang tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan asli daerah.(Frn)

Tags