Direktur Kemendes Kunjungi Posyandu, Gerakan Anti Stunting Di Bandung Barat Digenjot
Selasa, 10 Maret 2026 – Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat menjadi tuan rumah kunjungan penting dari Direktur Kementerian Desa (Kemendes), yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan arahan terkait upaya penanganan stunting di Desa Tanjung Wangi. Kunjungan fokus pada Posyandu Mawar, sebuah fasilitas layanan primer berbasis Integrasi Pelayanan Primer (ILP) yang berlokasi di RT 2 RW 4 Desa Tanjung Wangi, wilayah yang sedang menghadapi tantangan tingginya angka kenaikan stunting.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama daerah, antara lain Ibu Syahnaz Sadikaq (Bupati Bandung Barat sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Barat), Ibu Santi Pebriyanti (Wakil Bupati Bandung Barat), Bapak Dudi Supriyadi, S.Sos (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/DPMD Kabupaten Bandung Barat), Bapak Agus Rudianto, S.Sos (Camat Cihampelas), serta Bapak Salimudi, S.Pd (Kepala Desa Tanjung Wangi).

Dalam sambutannya, Direktur Kemendes menyampaikan bahwa Desa Tanjung Wangi termasuk dalam wilayah prioritas penanganan stunting di Kecamatan Cihampelas karena kondisi yang mengkhawatirkan. Ia menekankan pentingnya pencegahan mulai dari berbagai aspek, antara lain pemberantasan perkawinan dini, pemberian edukasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui tentang perawatan diri serta kesehatan anak, hingga penguatan kesadaran masyarakat agar tidak terjebak dalam siklus stunting.

Selanjutnya, Ibu Syahnaz Sadikaq sebagai Ketua TP PKK dan Istri Bupati Bandung Barat memberikan semangat serta arahan mendalam kepada masyarakat. Beliau menyatakan bahwa banyak kasus kurang gizi dan stunting terjadi akibat kurangnya perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar. "Kita harus bersama-sama menjaga pola hidup sehat, khususnya bagi ibu hamil dan menyusui, serta mencegah perkawinan dini yang bisa menjadi pemicu awal masalah kesehatan generasi mendatang," ujarnya. Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dan desa untuk bekerja sama dalam menyusun strategi pencegahan stunting, dengan harapan Bandung Barat dapat mencapai target zona "zero stunting" di masa depan.
Bapak Dudi Supriyadi, Kepala Dinas DPMD(Dinas Pemberdayaan Masyarkat Desa) Kabupaten Bandung Barat, turut menekankan pentingnya perhatian terhadap pola makan dan gaya hidup sehat bagi ibu hamil dan menyusui. Ia mengapresiasi peran aktif Mulai dari kader PKK dan petugas posyandu yang telah memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat, serta berharap Desa Tanjung Wangi dapat segera menurunkan angka stunting bahkan hingga menghilangkannya secara total.
Acara ditutup dengan sesi pembagian bantuan simbolis kepada masyarakat Desa Tanjung Wangi, yang diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat yang berisiko mengalami perkawinan dini. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ibu Syahnaz Sadikaq dan Bapak Dudi Supriyadi, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dalam upaya memerangi stunting di daerah tersebut. Dengan demikian, kunjungan dari Direktur Kemendes menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas di Kabupaten Bandung Barat.