Bakti Sosial Perbaikan Jalan Dan Jembatan Di Kampung Los, Desa Sukatani Ngamprah Jelang Ramadhan
Pada hari Rabu, tanggal 18 Februari 2026, sebuah kegiatan bakti sosial berskala lokal yang fokus pada perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan telah resmi digelar di wilayah Kecamatan Ngamprah, tepatnya di Kampung Los RT 02 RW 80 Desa Sukatani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata dari H. Drh. Muhammad Burhan, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Lintang Hasta, beserta pihak terkait untuk meningkatkan aksesibilitas dan keamanan masyarakat sekitar menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Sebagaimana disampaikan langsung oleh H. Drh. Muhammad Burhan dalam sambutannya saat memulai kegiatan, ia membuka acara dengan doa , meskipun saya berasal dari daerah Malang, namun sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, saya bersama Lintang Hasta dan juga Asta yang dipimpin oleh H anak-anak drh, mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan dan jembatan di Blok Los, Kecamatan Ngamprah.”

Menurutnya, infrastruktur yang menjadi sasaran perbaikan ini sudah tidak segar lagi dalam kondisi baik. “Jalan dan jembatannya rusak parah, bahkan seingat saya sudah dua hingga tiga kali melakukan perbaikan kecil-kecilan sebelumnya,” ujarnya sambil menunjuk ke arah jembatan Sukatani blok Los yang menjadi fokus utama perbaikan. Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana untuk melanjutkan perbaikan pada ruas jalan yang mengarah ke arah bawah lokasi saat ini, “Insya Allah, setelah selesai dengan bagian ini, kami akan melanjutkan perbaikan pada ruas jalan yang lebih ke bawah agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.”
Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari kondisi yang semakin mendesak menjelang Ramadan, serta keterlambatan realisasi perbaikan yang telah diajukan ke pemerintah. “Kami melakukan perbaikan ini semata-mata karena Allah SWT, untuk kebaikan dan kesehatan masyarakat. Sebenarnya, saya telah mengajukan permohonan perbaikan jalan ini pada bulan Juli tahun lalu, dengan informasi bahwa akan direalisasi pada akhir tahun 2025. Kemudian, ketika (wartawan yang terlibat dalam mendorong aksi ini) datang ke lokasi, kami mendapatkan pemberitahuan bahwa perbaikan akan segera terealisasikan,” jelasnya. Namun, karena tidak ada tanda-tanda pemulihan infrastruktur dan dengan menghadapi aktivitas masyarakat yang akan semakin tinggi di bulan Ramadan, ia merasa terpanggil untuk mengambil langkah sendiri. “Saya sebagai masyarakat yang peduli tidak bisa tinggal diam, terutama karena khawatir akan terjadi masalah atau kecelakaan akibat kondisi jalan dan jembatan yang rusak saat aktivitas masyarakat meningkat menjelang dan selama bulan suci. Maka dari itu, kami memutuskan untuk melaksanakan perbaikan ini untuk menyambut Ramadan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Asta, yang sebelumnya telah melakukan langkah konkret dengan arahan , kemudian mengirimkan hasilnya ke dinas terkait untuk mendukung upaya pembangunan. Namun, karena prosesnya membutuhkan waktu, H. Drh. Muhammad Burhan dengan hati yang tulus dan ikhlas memutuskan untuk mengeluarkan rezekinya sendiri sebagai bentuk donasi dan bantuan bagi masyarakat. “Kita sadar bahwa jalan ini tidak hanya dilintasi oleh warga Desa Sukatani saja, melainkan juga menjadi akses penting bagi beberapa desa dan kecamatan sekitar. Oleh karena itu, kontribusi yang kami berikan berupa pengecoran permukaan jalan yang berlubang serta penambalan dan perbaikan struktur jembatan Sukatani blok Los,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, H. Drh. Muhammad Burhan juga mengajak pemerintah pada berbagai tingkatan – mulai dari Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, hingga Provinsi – untuk lebih memperhatikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di daerah-daerah yang membutuhkan. “Kami berharap pemerintah dapat lebih cepat merespons permohonan dan kebutuhan masyarakat terkait prasarana umum. Infrastruktur yang baik bukan hanya mendukung mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan keamanan masyarakat,” tegasnya.
Proses perbaikan yang dimulai sejak pagi hari diikuti oleh puluhan relawan dari masyarakat lokal dan anggota Lintang astha serta Mereka bekerja sama dengan antusias untuk memastikan setiap bagian yang rusak mendapatkan perhatian yang cukup. Warga sekitar yang menyaksikan proses perbaikan menyampaikan rasa terima kasih buat pimpinan LintangAstha ungkap salab seorang warga.