Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Bandung Barat Gelar Istigosah Bersama Mui Dan Doa Keselamatan

Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Bandung Barat Gelar Istigosah Bersama Mu
10-Feb-2026 | sorotnuswantoro Bandung

NGAMPRAH, KBB – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan Istigosah akbar di Masjid Agung As-Shiddiq, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, pada Selasa (10/02/2026). Kegiatan spiritual ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, didampingi Wakil Bupati, H. Asep Ismail, dan Sekretaris Daerah (Sekda), Ade Zakir. Turut hadir pula Ketua MUI KBB, jajaran DKM Masjid As-Shiddiq, para Kepala Dinas (Kadis), Asisten Daerah, serta seluruh Camat se-Bandung Barat dan tamu undangan lainnya.

Persiapan Agenda Bulan Suci Ramadan 1447 H

Dalam sambutannya, Bupati Jeje Richie Ismail menyampaikan bahwa Istigosah ini merupakan momentum untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan puasa. Beliau juga memaparkan sejumlah agenda rutin pemerintah daerah yang akan dilaksanakan selama Ramadan 1447 H, di antaranya program Tarawih Keliling (Tarling) ke berbagai wilayah di KBB serta peringatan Nuzulul Qur’an.

"Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat selama bulan suci nanti, salah satunya melalui kegiatan Tarawih Keliling untuk mempererat silaturahmi dan menyerap aspirasi warga," ujar Bupati.

Menunggu Ketetapan Pemerintah dan Doa untuk Bencana

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sesi wawancara bersama awak media menjelaskan bahwa kegiatan bersama MUI ini rutin dilakukan dua kali dalam sebulan. Namun, kali ini terasa khusus karena bertepatan dengan persiapan menyambut Ramadan.

Terkait penetapan awal puasa, H. Asep Ismail mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

"Kita tahu sudah ada kalender dari Muhammadiyah yang kalau tidak salah menetapkan awal puasa tanggal 18. Namun, sebagai lembaga pemerintah, kita tentu menunggu hasil sidang isbat dan surat resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia," tuturnya.

Selain persiapan Ramadan, H. Asep Ismail menekankan bahwa Istigosah ini juga merupakan sarana memohon perlindungan kepada Allah SWT, terutama mengingat KBB baru saja melewati masa tanggap darurat bencana di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

"Melalui doa bersama ini, kita memohon agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diselamatkan dan dijauhkan dari berbagai musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan, termasuk mengikuti agenda Tarawih bersama Pak Bupati yang sudah dijadwalkan," pungkasnya.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh jajaran ulama dari MUI Bandung Barat.

Kaperwil Jabar

Tags