Temuan Mayat Pria Membusuk Di Perkebunan Gendingan Tulungagung

Temuan Mayat Pria Membusuk Di Perkebunan Gendingan Tulungagung
22-Jan-2026 | sorotnuswantoro Tulungagung

Tulungagung – Warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria di area perkebunan milik warga, tepatnya di Dusun Kasan Anom RT 03 RW 02, Selasa (20/1/2026) pagi.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Kedungwaru Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi kejadian. Korban yang belum diketahui identitasnya itu berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 45 tahun. Hingga kini, korban masih berstatus Mr. X.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang, kaus lengan pendek, serta sandal sepatu berwarna hitam. Kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk sehingga wajah korban sulit dikenali.

Kapolsek Kedungwaru AKP Karnoto menjelaskan, temuan mayat tersebut pertama kali diketahui pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, seorang saksi berinisial BS sedang mencari rumput untuk pakan ternak di area perkebunan dan mencium bau tidak sedap.

“Setelah ditelusuri, saksi menemukan sesosok tubuh manusia di bawah pohon. Karena ketakutan, saksi kemudian memberitahukan rekannya berinisial N,” jelas AKP Karnoto, Selasa (20/1/2026).

Namun, karena merasa khawatir, kedua saksi baru melaporkan temuan tersebut kepada perangkat Desa Gendingan pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah dilakukan pengecekan bersama perangkat desa, dipastikan bahwa objek tersebut merupakan jenazah manusia yang berada di area tertutup semak-semak.

“Perangkat desa selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Kedungwaru,” imbuhnya.

Petugas kepolisian kemudian melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) bersama Unit Inafis Polres Tulungagung serta tenaga kesehatan untuk pemeriksaan awal.

Sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab pasti kematian,” pungkas AKP Karnoto.

(Frn)

Tags