Program Ketahanan Pangan Desa Gunung Masigit Berhasil Menjalankan Peternakan Ayam Petelur

Program Ketahanan Pangan Desa Gunung Masigit Berhasil Menjalankan Pete
16-Jan-2026 | sorotnuswantoro Bandung Barat

Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat – Alhamdulilah, upaya Desa Gunung Masigit dalam meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakatnya tahun 2025 telah menunjukkan perkembangan yang membaik. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Tarkopa, program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pembangunan desa telah resmi dialokasikan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pelaksana utama.

Proses perencanaan dan penetapan arah penggunaan dana program ini melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdesus) yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat desa, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mewakili kebutuhan bersama. Setelah melalui tahapan musyawarah yang demokratis, disepakati secara bersama bahwa dana program ketahanan pangan akan diperuntukkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha peternakan ayam petelur.

Anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai 20% dari total dana desa, dengan nilai sekitar Rp 325 juta. Besarnya alokasi dana ini menunjukkan komitmen serius pemerintah desa dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi warga, sekaligus mengembangkan ekonomi lokal melalui usaha produktif yang dikelola oleh BUMDes.

Sejak pelaksanaan program dimulai hingga saat ini, telah menginjak usia 18 minggu. Kini, capaian yang membanggakan telah tercapai – sebagian besar kelompok ayam petelur yang dikelola telah memasuki fase produktif dan mulai menghasilkan telur. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis yang diambil oleh Desa Gunung Masigit dalam mengelola dana desa dan memilih sektor usaha yang tepat mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peternakan ayam petelur yang dijalankan oleh BUMDes tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal akan sumber protein hewani berupa telur, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa melalui penjualan hasil produksi yang berlebih ke luar wilayah desa. Dengan demikian, program ini memiliki dampak ganda yang positif, baik dari sisi ketahanan pangan maupun perekonomian masyarakat.

Kades Tarkopa menyampaikan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai, sekaligus mengimbau agar seluruh elemen masyarakat terus mendukung pelaksanaan program ini agar dapat berjalan dengan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas. Selain itu, pihak desa juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dan sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ke depan, pemerintah desa berencana untuk mengembangkan skala usaha peternakan ayam petelur ini secara bertahap, serta mempertimbangkan untuk menambahkan jenis usaha produktif lain yang juga berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Desa Gunung Masigit.

Tags