Desa Gunung Masigit Gelar Musdes & Desa Tangguh Bencana, Selesaikan Realisasi Anggaran Apbs 2025
Hari ini (Kamis, 15 Januari 2026) – Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat – menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat serta perangkat desa untuk membahas dua poin penting: realisasi anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) tahun 2025 serta pembentukan struktur organisasi guna menjadikan desa sebagai "Desa Tangguh Bencana". Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini menghadirkan berbagai pihak terkait, mulai dari kepala desa hingga perwakilan lembaga terkait bencana.

Hadir dalam rapat tersebut adalah Bapak Haji Tarkopa selaku Kepala Desa (Kades) beserta¹ jajarannya, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tokoh masyarakat, anggota Linmas (Keamanan Masyarakat), Babinsa (Bintara Pembina Desa), serta Bimas (Pembina Masyarakat). Kegiatan ini direncanakan mengingat kondisi cuaca yang sangat ekstrem pada bulan Januari 2025 silam, yang membuat upaya penanggulangan bencana menjadi hal yang krusial untuk diperkuat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa (Sekdes) Wira menjelaskan bahwa rapat ini diawali dengan pembahasan realisasi anggaran APBDES tahun 2025. "Hari ini kita akan membahas tentang realisasi anggaran APBDES tahun 2025. Kebetulan untuk kegiatannya telah terlaksana dengan baik, meskipun ada beberapa kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan karena terkait dana desa yang belum tercairkan," ujar Sekdes Wira.

Menurutnya, Desa Gunung Masigit termasuk salah satu dari 33 desa di seluruh Badung barat yang mengalami permasalahan tidak cairan dana desa dalam jumlah terbesar. Namun demikian, seluruh kegiatan yang dapat direalisasikan telah dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. "Semua yang bisa kita lakukan telah terlaksana sesuai dengan yang direncanakan. Meskipun ada kendala terkait pencairan dana, kami tetap berusaha untuk memaksimalkan apa yang ada," tambahnya.
Setelah menyelesaikan pembahasan mengenai realisasi anggaran, rapat dilanjutkan dengan pembahasan mendalam terkait pembentukan struktur organisasi atau lembaga khusus yang akan menangani seluruh aspek penanggulangan bencana di Desa Gunung Masigit – yang kemudian disebut sebagai "Desa Tangguh Bencana". Hal ini menjadi penting mengingat kondisi geografis dan karakteristik wilayah yang membuat desa ini rawan akan berbagai jenis bencana setiap tahunnya.
"Kita membutuhkan sebuah organisasi atau lembaga desa yang khusus bergerak untuk menangani segala hal yang berkaitan dengan kebencanaan, mulai dari tahap mitigasi (pencegahan), pelaksanaan evakuasi, hingga penanganan pasca-bencana. Kegiatan pembentukan dan perumusan kerja dari lembaga ini akan kita laksanakan secara menyeluruh dalam agenda rapat hari ini, dari pagi hingga siang," jelas Sekdes Wira yang juga menyampaikan harapan dari Kades Haji Tarkopa
Harapan bersama dari seluruh pihak yang hadir adalah agar Desa Gunung Masigit dapat terus berkembang menjadi lebih baik di masa depan. Baik dari segi pelayanan publik, pemerintahan desa, maupun dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. "Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam segala aspek pemerintahan desa. Tujuan kita adalah menjadikan Desa Gunung Masigit menjadi desa yang lebih maju dan berkembang daripada sebelumnya, dengan keyakinan bahwa hari esok harus lebih baik dari hari ini," pungkasnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang konkret dan langkah-langkah nyata untuk mewujudkan Desa Gunung Masigit sebagai desa yang tangguh menghadapi bencana serta dapat mengelola anggaran desa dengan lebih efektif di tahun-tahun mendatang.