Tutup Tahun 2025, Perhutani Kph Semarang Tuntaskan Target Penanaman 808.000 Bibit

Tutup Tahun 2025, Perhutani Kph Semarang Tuntaskan Target Penanaman 80
30-Dec-2025 | sorotnuswantoro Biro Demak Jateng

SEMARANG, sorotnuswantoro.com (30/12/2025) | Menjelang pergantian tahun, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melaksanakan kegiatan "Tutup Tanaman" Tahun 2025. Langkah ini merupakan aksi nyata penghijauan sekaligus seremoni penyelesaian target penanaman tahun 2025 dengan capaian sebanyak 808.000 bibit (plences), pada Selasa (30/12).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 107e-1, RPH Gablok, BKPH Jembolo Utara, KPH Semarang, termasuk wilayah administratif pemerintah Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat rimbawan ini dihadiri oleh Administratur Misa Ekaristi, Wakil Administratur KPH Semarang, Kepala Seksi Madya Perencanaan & Pengembangan Bisnis, Kepala Seksi Madya Keuangan SDM Umum IT beserta jajaran.

Turut hadir pula, Segenap Asisten Perhutani (Asper/Kepala BKPH) Lingkup KPH Semarang beserta jajaran tingkat Resort Pemangkuan Hutan (RPH). Menariknya, aksi tutup tahun ini juga melibatkan akademisi dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai bentuk kolaborasi pendidikan dan konservasi.

Dalam sambutannya, Administratur KPH Semarang, Misa Ekaristi, menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menamam pohon tapi juga menamn harapan untuk mempunyai lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan sistem yang seimbang bagi generasi masa depan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Perhutani untuk kelestarian ekosistem.

“Kegiatan Tutup Tanaman ini kegiatan ini tidak hanya menamam pohon tapi juga menamn harapan untuk mempunyai lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan sistem yang seimbang bagi generasi masa depan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Perhutani untuk kelestarian ekosistem, Kita tidak hanya menamam tetapi juga hars merawat" ujar Misa.

Keterlibatan mahasiswa UGM dalam agenda ini memberikan warna tersendiri. Partisipasi mereka dipandang perlu sebagai wadah untuk membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

Dengan tercapainya target penanaman di akhir tahun ini, Perhutani KPH Semarang optimis dapat menyongsong tahun 2026 dengan kondisi kawasan hutan yang lebih stabil dan produktif. Sehingga dengan kondisi tanaman yang tetap terjaga maka harapannya wilayah KPH Semarang tetap aman, kondusif dan bebas dari konflik.

Ia menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas seremonial, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang kembali menunjukkan konsistensinya dalam menerapkan pengelolaan hutan yang lestari, partisipatif, dan kolaboratif.

( Windi )

Tags