Gas Lebih Murah Hingga Rp18 Ribu, Kopdes Merah Putih Nolokerto Resmi Beroperasi

Gas Lebih Murah Hingga Rp18 Ribu, Kopdes Merah Putih Nolokerto Resmi B
23-Dec-2025 | sorotnuswantoro Kendal , Jawa Tengah

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, resmi beroperasi pada Senin (22/12/2025). Kehadiran koperasi ini ditujukan untuk menekan harga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya gas LPG dan sembako, agar lebih terjangkau di tingkat desa.

Kepala Desa Nolokerto, Nur Fatoni, mengatakan pendirian Kopdes Merah Putih sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong penguatan ekonomi desa berbasis koperasi. Menurutnya, koperasi menjadi wadah usaha yang dikelola dari, oleh, dan untuk anggota.

“Koperasi ini diharapkan mampu menjadi solusi ekonomi warga. Harga gas LPG yang di pasaran bisa mencapai Rp25 ribu per tabung, melalui koperasi kami targetkan bisa ditekan hingga sekitar Rp18 ribu,” ujar Nur Fatoni.

Ia menjelaskan, pemerintah desa hanya memberikan dukungan berupa fasilitasi dan ruang pengembangan, tanpa menggunakan anggaran APBDes. Seluruh permodalan koperasi bersumber dari simpanan pokok dan simpanan wajib bulanan anggota.

Saat ini, gerai Kopdes Merah Putih Nolokerto telah menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti sembako dan gas LPG, serta layanan pembayaran berbagai jasa. Layanan tersebut meliputi pembayaran listrik, BPJS, hingga pajak kendaraan bermotor melalui kerja sama dengan kepolisian, perbankan, Bulog, dan mitra terkait.

Selain penjualan langsung, koperasi juga direncanakan melayani penjualan secara daring dan layanan antar. Seluruh barang dipasok langsung dari agen resmi, seperti beras dari Bulog dan gas dari Pertamina, sehingga harga tetap stabil dan lebih murah dibandingkan toko umum.

Nur Fatoni berharap semakin banyak warga yang bergabung sebagai anggota koperasi agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas. “Launching ini semoga membawa berkah dan manfaat bagi anggota serta masyarakat Desa Nolokerto,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kopdes Merah Putih Nolokerto, Rohimudin, menyampaikan bahwa pembangunan gedung koperasi mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Gedung koperasi dibangun di atas tanah milik desa seluas 1.000 meter persegi di Dusun Nolokerten, dengan luas bangunan sekitar 600 meter persegi.

Saat ini, pembangunan gedung telah memasuki tahap pemasangan dinding setelah pondasi dan rangka bangunan rampung. Ditargetkan, gedung koperasi dapat beroperasi penuh pada Maret 2026.

Rohimudin menyebutkan, jenis barang yang diperdagangkan saat ini masih sekitar 40 item. Namun, setelah gedung baru beroperasi, koperasi ditargetkan mampu menyediakan hingga sekitar 2.500 jenis barang kebutuhan masyarakat.

Dari sisi keanggotaan, koperasi telah memiliki sekitar 70 anggota dan jumlah tersebut terus bertambah. Sosialisasi dilakukan melalui forum PKK, RT/RW, serta kegiatan keagamaan. “Respons masyarakat sangat baik dan antusias,” ungkapnya.

Ia optimistis koperasi mampu bersaing dengan toko modern maupun platform daring. Ke depan, koperasi juga akan membangun rantai pasok dari hulu ke hilir, termasuk menjalin kerja sama dengan petani lokal, penggilingan padi, serta menjadi pemasok bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Nolokerto.

“Rencananya, koperasi kami akan menjadi salah satu pemasok bahan baku untuk program MBG,” jelasnya.

Pengawas Kopdes Merah Putih Nolokerto, Zaenul Khafidin, menegaskan pentingnya pengawasan agar koperasi berjalan sesuai tujuan. Pengawasan dan sosialisasi akan dilakukan secara berkelanjutan hingga menjangkau seluruh 48 RT di Desa Nolokerto.

“Tujuan utama koperasi ini adalah meringankan beban warga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tags