Perhutani Kph Semarang Bersama Polres Semarang Dan Pelajar Tanam Pohon Serentak, Dorong Generasi Mud
SEMARANG, sorotnuswantoro.com - (13/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang mengikuti kegiatan penanaman pohon serentak bersama Polres Semarang dan pelajar SMK Miftahul Ulum Ungaran sebagai upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (13/12).
Penanaman pohon ini dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Semarang beserta jajaran, Administratur/Kepala Perum Perhutani KPH Semarang beserta jajaran, Forkopimcam Kecamatan Ungaran, serta perwakilan pelajar dari SMK Miftahul Ulum Ungaran.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon serentak ini merupakan langkah konkret dalam menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda, khususnya di tengah meningkatnya isu deforestasi dan degradasi hutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Generasi muda harus dilibatkan secara aktif agar memiliki rasa kepemilikan dan kepedulian terhadap kelestarian alam,” ujar AKBP Ratna.
Sementara itu, Administratur/Kepala KPH Semarang, Misa Ekaristi, menegaskan komitmen Perhutani dalam mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan., Perhutani akan terus melakukan berbagai upaya pelestarian hutan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang lestari dan aman dari bencana.
“Penanaman di kawasan hutan ini diharapkan mampu menekan risiko bencana alam, khususnya erosi dan tanah longsor, sekaligus menjaga fungsi ekologis hutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas seremonial, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang kembali menunjukkan konsistensinya dalam menerapkan pengelolaan hutan yang lestari, partisipatif, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan.
( Windi )