Kesombongan & Keangkuhan Kaum Ad Terhadap Alloh Swt

Kesombongan & Keangkuhan Kaum Ad  Terhadap Alloh Swt
13-Apr-2022 | sorotnuswantoro indonesia

NABI HUD a.s , sorot nuswantoro.com

Kaum ad& 39; hidup di suatu daerah bernama ahqaf . Negeri itu terletak di Utara Hadramaut atau dekat Yaman . Ad termasuk suku tertua dan terkenal . Mereka sangat maju dalam dalam pertanian .

Hasil buminya melimpah ruah . Wajarlah bila kaum ad& 39; menjadi kaya raya . Tapi kaum ad& 39; melakukan kesesatan . Mereka memahat batu-batu gunung untuk membuat dua berhala raksasa . Nama berhala itu samud dan hattar . Semua penduduk ad& 39; wajib meyembahnya . Mereka juga senang hidup berfoya-foya .

Ajaran nabi Idris dan Nuh sudah tidak berbekas dalam hati , jiwa , serta cara hidup mereka . Pada kaum ad& 39; yang sesat itulah nabi Hud lahir . Tapi nabi Hud tak mau menyembah berhala .Bahkan dia berani mencaci Samud dan Hattar .

Nabi Hud di utus oleh Alloh SWT mengajak mereka agar mensyukuri kemakmuran itu dengan beribadah kepada Alloh SWT . Bahkan nabi Hud memerintahkan untuk menghancurkan berhala-berhala sesembahan mereka .

Kaum ad& 39; menjadi jengkel dan mencaci maki nabi Hud . Hingga akhirnya mengancam mereka dengan azab Alloh SWT. Tapi mereka malah tertawa mendengar ancaman azab . Kedurhakaan kaum ad& 39; sudah sangat keterlaluan .

Adzab Alloh tiba dengan mendadak . Kekeringan melanda dan air sangat sulit di dapat . Pertanian kaum ad& 39; langsung gagal panen . Ladang dan kebun yang dulu hijau kini menguning . Negeri Ahqaf di landa kemarau yang ganas . Tak ada yang menyangka bencana itu sangat berat .

Padahal negeri itu dahulu nya sangat subur . Tapi begitulah kekuatan Alloh . Hanya dengan sedikit kemarau hancurlah negeri kaum yang durhaka . Meski di landa bencana kaum ad& 39; semakin sombong. Tak ada yang sudi mengakui kesalahannya . Bahkan mereka mengejek dakwah nabi Hud . Nabi Hud pun menjadi sedih .

Kemudian , nabi Hud dan pengikutnya di perintahkan oleh pemimpin kaum ad& 39; untuk di tangkap . Tapi , nabi hud bisa menyelamatkan diri. Demikian pula dengan orang beriman , juga berhasil menghindar .

Mereka menemukan tempat yang aman . Gumpalan awan hitam yang menyelimuti langit negeri ahqaf , pertanda hujan akan . Sayang , hujan yang di harapkan tak kunjung turun .

Tak lama kemudian datanglah bencana besar . Angin bertiup keras . Azab yang pedih datang menerjang . Angin topan semakin ganas . Badai topan itu berlangsung berhari-hari . Negeri Ahqaf menjadi negeri mati . Tak ada yang bersisa . Mayat-mayat bergelimpangan . Bangunan roboh berantakan. Semuanya hancur lebur rata dengan tanah .

Negeri yang dulu sangat hebat tak bisa lagi di huni . Nabi Hud dan pengikutnya meninggalkan kampung halaman . Mereka menuju Hadramaut dan bermukim di sana.Wassalam.wrwb

Tags