Jumat, 30 Oktober 2026 Media informasi Nusantara
Sorot Nuswantoro SOROT NUSWANTOROBerita dekat, informasi berimbang
← Kembali ke berita Kendal, Jawa Tengah

Hutan Jati Perhutani Kendal Jadi Arena Offroad Nasional, Begini Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

Sorot Nuswantoro · 30 Oktober 2026 · 495 dibaca

Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure di Kawasan Hutan Perhutani Kendal

KENDAL — Kawasan Hutan Jati Perhutani Petak 15 Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, menjadi arena kegiatan Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure, Jumat (30/10/2026). Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Kendal memfasilitasi jalur (route) kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Meski menjadi arena olahraga otomotif, pemanfaatan kawasan hutan tersebut tetap mengutamakan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut diikuti pengurus Indonesia Offroad Federation (IOF) Kendal serta ratusan peserta offroad dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta hingga Lombok. Selain menjadi ajang olahraga otomotif dan rekreasi, kegiatan ini juga membawa misi sosial berupa penggalangan dana untuk pengadaan ambulans rescue.

Perhutani Pastikan Kegiatan Sesuai Prosedur

Mewakili Administratur (ADM) KPH Perhutani Kendal Muhadi, Asper BKPH Boja, Sucipto, menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, penggunaan jalur offroad di kawasan hutan harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan Perhutani.

“Jadi dari pihak panitia Jeguran paseduluran Kendal adventure ini sudah mengajukan dan juga memenuhi semua prosedur yang ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fasilitasi kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas positif melalui sinergi dengan pemerintah daerah.

“Perhutani ingin memastikan kegiatan off-road IOF di kawasan hutan dapat terarah, tertib, dan tetap mengutamakan aspek kelestarian lingkungan. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan potensi wisata berbasis hutan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Peserta Wajib Menjaga Kelestarian Hutan

Dalam pelaksanaannya, Perhutani menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi seluruh peserta dalam menjaga kelestarian hutan. Yakni kendaraan offroad dilarang menabrak, menebang, maupun merusak tegakan pohon produksi atau tanaman hutan yang berada di sepanjang jalur kegiatan.

Selain menjaga tegakan pohon, peserta juga diwajibkan menjaga kebersihan kawasan hutan. Sampah plastik tidak boleh ditinggalkan di lokasi kegiatan. Peserta juga dilarang membuang atau membiarkan ceceran oli maupun bahan bakar kendaraan yang berpotensi mencemari tanah dan sumber air.

Offroad Sekaligus Galang Dana Ambulans Rescue

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Offroad Federation (IOF) Kendal, Irwan Subiyantoro yang akrab disapa Gembil, mengatakan kegiatan Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure tidak hanya bertujuan menyalurkan hobi olahraga offroad, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.

“Melalui kegiatan Jeguran Paseduluran ini, kami tidak hanya ingin menyalurkan hobi olahraga offroad, tetapi juga menggalang dana untuk pengadaan mobil ambulans rescue. Dana tersebut berasal dari kontribusi peserta dan dukungan sponsor. Harapannya, ambulans ini nantinya bisa digunakan untuk membantu kegiatan sosial dan penanganan kebencanaan, terutama di medan yang sulit dilalui kendaraan biasa,” ujar Gembil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan ambulans rescue nantinya diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan tim dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.

Bupati Apresiasi Pengembangan Wisata Olahraga

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi penyelenggaraan Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, kehadiran komunitas offroad dari luar daerah menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Kendal.

“Saya mengapresiasi kegiatan Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure yang diikuti peserta dari berbagai daerah, mulai Jakarta, Bandung, Jawa Timur hingga Yogyakarta. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” kata Bupati.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga memiliki nilai sosial melalui bakti sosial untuk pengadaan ambulans rescue. Kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu penanganan kebencanaan, khususnya di wilayah dengan medan yang sulit dijangkau.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi dan persaudaraan, tetapi juga ikut mempromosikan potensi wisata Kendal. Ini menjadi bagian dari pengembangan sport tourism atau wisata olahraga di Kabupaten Kendal,” tambahnya.(@)

Diskusi pembaca

Tinggalkan komentar